Showing posts with label INVESTASI. Show all posts
Showing posts with label INVESTASI. Show all posts

2/10/13

Bank Mandiri : Kesempurnaan dalam keMANDIRIan, keMANDIRIan dalam kesempurnaan

Menilai sebuah indutri dimana dilamnya terdapat banyak sekali firm/perusahaan merupakan suatu hal yang cukup sulit. Persaingan yang ketat dalam industri tersebut membuat firm-firm yang ada dilamnya berlomba-lomba menjadi yang terdepan dan terbaik. Dalam dunia ekonomi berlaku sebuah prinsip sederhana yaitu “Keuntungan bagi satu pihak, merupakan kerugian bagi pihak lain”. Sebuah prinsip yang masuk akal ini menjadi salah satu pemicu dan motivasi bagi firm/perusahaan untuk terus menjadi yang terbaik. Peniaian untuk menentukan yang “TERBAIK” tentunya harus didasari dengan alasan dan landasan yang kuat. Dalam pembahasan ini adalah industri perbankan maka bisa disimpulkan beberapa kriteria untuk menjadi sebuah firm yang terbaik dan terdepan di bidangnya. Beberapa indikator tersebut adalah : Produk, Service, dan Proteksi yang diberikan.

Dengan mengedepankan perfect service kepada konsumen, kini Bank Mandiri menjadi salah satu pioner penggerak roda perbankan nasional di Indonesia. Bank mandiri bukan hanya profit oriented semata tapi juga consumer oriented. Ini menjadikan pelayanan yang diberikan oleh bank mandiri selalu bisa memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi konsumennya. Terbukti dengan salah satu produk unggulannya yaitu MANDIRI KTA (Kredit Tanpa Anggunan) yang memberikan kemudahan bagi Anda untuk bertransaksi tanpa memikirkan agunan.
Pelayanan dengan konsep layer consumer seperti ini menjadikan Bank Mandiri mampu mengoptimalkan jaringannya sampai kelapisan bawah. Mandiri Kredit Mikro dengan segala kelebihan fasilitas dan kemudahan memperolehnya membuat mandiri menajdi rujukan para penggiat ekonomi mikro untuk bangkit dan bekerja secara mandiri bersama bank mandiri.
Kepekaan kondisi ekonomi seperti ini pula yang mendasari Bank Mandiri menyediakn suatu layanan kredit guna mempermudah aktifitas nasabah yang memiliki aktifitas finansial yang tinggi baik di dunia bisnis maupun untuk kebutuhan sehari hari. Menyadari bawasannya sifat konsumtif masyarakat Indonesia maka terbentuknya generasi Cashless Society menjadi pertimbangan penting bagi bank Mandiri untuk melaunching produk ini. Dengan maksud mempermudah aktifitas produk ini juga mampu menjadi motivasi masyarakt untuk menuju dunia e-money.
Bank Mandiri memang mengerti betul akan kebutuhan konsumennya sehingga sebaran produknya pun tidak hanya berhenti pada penyediaan dana tapi juga solusi mudah untuk para konsumennya. Mandiri KPR salah satu contohnya yang membantu konsumen memanajemen keuanggannya untuk mendapatkan rumah idaman bagi kelaurga. Dengan jam terbang di dunia properti dan berbagai keunggulan yang dimiliki seperti : -Suku bunga kompetitif. -Proses cepat dan mudah. -Uang muka ringan. -Jangka waktu fleksibel s.d 15 tahun. -Bank Mandiri bekerjasama dengan lebih dari 350 proyek developer di seluruh Indonesia dan tersedia program-program yang menarik untuk pembelian rumah di proyek developer tersebut. Menjadikan bank mandiri sebagai sebuah bank sahabat atau consumer banking bagi para nasabahnya. Perlindungan bagi konsumen juga menjadi prioritas bagi Bank Mandiri. Hal ini di wujudkan melalui produk Mandiri Tabungan dan Tabungan Rencana. Mandiri akan menyediakan layanan yang prima bagi Anda untuk mewujudkan manajemen keuangan yang sehat bagi Anda, keluarga, dan masa depan bersama. Persyaratan yang mudah serta berbagai pelayanan dan keunggulan yang dimilikinya menjadikan produk ini sebagai produk unggulan Bank Mandiri. Bank Mandiri bekerjasama dengan PT. AXA Mandiri Financial Services memberikan perlindungan asuransi bagi penabung hingga Rp 5 juta atau USD 500,- per bulan untuk setiap penabung. Perfect service seperti ini mungkin belum bisa Anda di temui Bank lain. Kemandirian pengelolaan dana bagi Anda merupakan sebuah kesempurnaan jika mengikutsertakan Bank Mandiri bersama Anda.
Mari Wujudakan KESEMPURNAAN dalam KEMANDIRIAN dan KEMANDIRIAN dalam KESEMPURNAAN bersama BANK MANDIRI.

Blog Kontes Bank Mandiri

5/13/12

Mekanisme Transaksi di BEI

 Prinsip-prinsip dasar berinvestasi di pasar modal
1.    Pergunakan dana lebih (excess fund) atau dana yang berada di luar kebutuhan primer anda.
2.    Dapatkan informasi mengenai produk investasi sebanyak ungin sebelum mengambil keputusan berinvestasi (product knowledge)
3.    Jangan menempatkan seluruh dana investasi pada satu jenis instrumen yang sama (diversifikasi). Ingat selalu kata kata indah ini “DON’T PUT YOUR EGGS IN ONE BASKET”.
4.    Disiplin melakukan target investasi baik profit maupun cut loss.
5.    Kenali perusahaan sekuritas dimana anda berinvestasi (know your broker principle).

Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam melakukan transaksi saham
1.    Investor tidak bisa memebeli langsung ke bursa efek Indonesia.
2.    Membeli saham harus melalui perusahaan efek yang sudah menjadi anggota bursa efek.
3.    Membuka rekening di anggota bursa dan membuat perjanjian tertulis dengan anggota bursa.

Proses penawaran umum saham dan obligasi
  • Pasar perdana – Initial Public Offering (IPO)
EMITEN > SAHAM >  PENJAMIN EMISI > SAHAM > AGEN PENJUAL > SAHAM INVESTOR >INVESTOR

INVESTOR > FPPS (FORMULIR PEMESANAN PEMBELIAN SAHAM) + BUKTI BAYAR  > AGEN PENJUAL > DPPS (DAFTAR PEMESANANA PEMBELIAN SAHAM) + BUKTI BAYAR  > PENJAMIN EMISI > FEE > EMITEN

Proses Jula beli Saham di BEI


Pembagian Pasar
Pasar Reguler
•    Perdagangan berdasarkan tawar-menawar secara lelang yang berkesinambungan (continuous auction).
•    Penyelesaian transaksi (settlement) dilakukan pada hari ketiga setelah transaksi dilakukan (T + 3)
•    Perdagangan dilakukan melalui JATS – NextG secara Remote (remote trading).
•    Perdagangan dalam satuan lot = 500 lembar saham.
Pasar negosiasi
•    Perdagangan berdasarkan tawar-menawar langsung secara individual.
•    Penyelesaiana transaksi dilakukan berdasarkan kesepakatan kedua belah pihak.
•    Perdagangan odd lot untuk <500 lembar saham.
•    Perdagangan tutup sendiri (married deal) yaitu perdagangan dilakukan oleh anggota bursa yang sama bertindak sebagai penjual dan pembeli.
Pasar Tunai
•    Mekanismenya sama dengan pasar reguler, namun penyelesaiannya adalah T + 0.
•    Hanya dilakukan pada sesi 1 saja.








5/6/12

Mengenal Investasi Di Pasar Modal

     Banyak pertanyaan bermunculan ketika mendengar investasi di pasar modal. Basic masyarakat Indonesia yang lebih menyukai berinvestasi di sektor riil maupun sektor keuangan membuat investasi di pasar modal belum begitu di kenal. Mengapa, apa, bagaimana cara, keuntungan dan resiko, dimana, kapan dan siap. Dan masih banyak pertanyaan lain yang bermunculan ketika membahas tentang pasar modal. Disini akan di bahas secara tuntas semua tentang investasi di pasar modal dari kelas basic.

Mengapa Perlu Beinvestasi?
Ada banyak alasan mengapa orang ingin berinvestasi. Investasi sebenarnya bisa di jadikan sebagai kebutuhan ketika kita punya kelebihan modal, berinvestasi di pasar modal bisa menjadi pilihan. Dengan segala keuntngan yang bia didapat dan keuntungan yang datang lebih cepat di banding dengan menyimpan uang dalam bentuk deposito. Keinginan seseorang untuk berinvestasi menjadikan dasar sebagai pemikiran bawasannya investasi sebagai jalan yang aman untuk memutar uang. Memanfaatkan peluang inflasi dengan berinvestasi di pasar modal akan mendatangkan keuntungan menjadikan kita bisa menghindari efek inflasi secara langsung. Dengan berinvestasi secara otomatis akan memberikan peningkatan nilai kekayaan entah itu dari capital gain ataupun dividen. Investasi juga merupakan penjamin ketidakpastian yang akan datang di masa depan. Dengan begitu taraf kehidupan kita tidak akan berkurang ketika sumber kekayaan utama kita terhenti.

Mengenal Investasi
Investasi merupakan kegiatan penanaman uang atau modal dala suatu perusahaan atau proyek dengan tujuan untuk memeperoleh keuntungan dengan catatan nilai tambah yang diperoleh lebih besar darioada investasi. Ketika kita mulai berinvestasi ada beberapa hal yang perlu dan wajib kita perhatikan.
1.    Dana
Dana untuk investasi haruslah dipisahkan dari dana untuk kebutuhan sehari-hari ataupun untuk yang lain. Jadi kita ahrys mengalokasikan dana yang memang benar-benar terfokus untuk investasi.
2.    Wahana Investasi
Pahami sektor apa yang ingin kita tekuni. Apakah itu sekto keuangan atau sektor riil. Perhatikan semua pertimbangan yang menjadikan kita memilih sektor tersebut untuk berinvestasi. Baik itu dari kondisi likuiditas sektornya dan juga faktor-faktor yang mempengaruhinya.
3.    Tujuan
Fikirkan apa yang menjadi goal anda untuk berinvestasi. Untuk mengejar keuntungan ataukah yang lain.
4.    Jangka Waktu
 Tentukan dari awal jangka waktu investasi anda. Jika menginginkan investasi jangka pendek, ambilah investasi di sektor keuangan seperti pasar modal. Jika jangka panjang ambilah di sektor riil.
5.    Untung
Jangan terlalu serakah terhadpa keuntungan yang akan anda peroleh. Beri batasan, target keuntungan dari investasi yang anda lakukan. Perhatikan betul kapan anda harus melakukan cut loss pada investasi anda.
6.    Resiko
Ingatlah selalu hukum investasi “ Semakin Besar Keuntungan Maka Resikonya Pun juga Semakin Besar”.

Konsumsi atau Investasi ?

Jika kita mengalokasikan dan kita untuk konsumsi, manfaat yang di peroleh hanya jangka pendek saja. Misalny saja kita membeli mobil sport, ketika kita sudah bosan dan ingin menjualnya harga di pasr sekunder akan jatuh lebih tajam di banding dengan harga beli kita. Penyusutan nilai ini tentu saja sangat merugikan kita.
Jika kita mengalokasikan dana kita untuk investasi, pikirkan jangka panjangnya. Di saat kita pensiun, kita tetap bisa memperoleh penghidupan yang layak dari hasil investasi kita. Bukan hanya itu saja, pertambahan income kita juga di sumbang melalui dividen dan capital gain yang kita peroleh. Ketidakpastina di masa depan nanti tidak perlu kita fikirkan lagi.
Sekarang saatnya memilih kemana kita harus pergi. Investasi ataukah konsumsi.

Jenis Investasi
•    Investasi kekayaan Riil (Real Property)
Merupakan investasi yang dilakukan pada aset yang tampak secara nyata seperti tanah, bangunan, dan yang secara permanen melekat pada tanah termasuk apartemen, ruko, kondominium dan sebagainya.
•    Invetasi Kekayaan Pribadi yang tampak (Tangiable Personal Property)
Investasi yang dilakukan pada benda-benda seperti emas, berlian, barang antik dan termasuk benda-benda seni seperti lukisan dan lain-lain.
•    Investasi Keuangan (Financial Invesment)
Investasi yang dilakukan pada surat berharga baik yang ada di pasar uang (money market) seperti deposito, SBI, SBPU, maupun surat berharga di pasar modal (Capital Market) seperti saham, obligasi, dan berbagai bentuk surat berharga pasar modal lainnya.
•    Investasi Komoditas (Commodity Invesment)
Investasi yang dilakukan pada komditas dalam artian barang seperti kopi, kelapa, coklat, sawit, kakao, dsb. Investasi pada sektor ii disebut perdagangan berjangka.

Cara Melakukan Investasi
Ada 2 cara melakukan investasi :
1.    Investasi langsung (Direct Invesment)
Investasi langsung merupakan investasi secara langsung kepada salah satu obyek investasi.
2.    Investasi Tidak Langsung (Indirect Invesment)
Investasi tidak langsung merupakan investasi yang dilakukan tidak langsung ke obyek investasi tersebut. jadi ada pengalihan investasi tapi investasi yang dilakukan tersebut akan juga berdampak padaobyek investasi.

Pasar Modal
Pada dasarnya, pasar modal (capital market)merupakan pasar untuk berbagai instrumen keuanagn jangka panjang yang bisa diperjualbelikan, baik surat utang, ekuiti (saham), instrumen derivatif maupun instrumen lainnya.
Pasar modal merupakan sarana pendanaan bagi perusahaan maupun institusi lain (misalnya pemerintah), dan sebagai sarana bagi kegiatan berinvestasi. Dengan demikian, pasar modal memfasilitasi berbagai sarana dan prasarana kegiatan jual beli dan kegiatan terkait lainnya.
Pasar modal sendiri ikut andil besar dlam perokonomian dunia karena pasar modal menjalankan dua fungsi sekaligus, fungsi ekonomi dan fungsi keuangan. Pasar modal dikatakan memiliki fungsi ekonomi karena pasar menyediakan fasilitas atau wahana yang memprtemukan dua kepentingan yaitu pihak yang kelebihan dana denga pihak yang memerlukan dana. Fungsi keuanagn dari pasar modal sendiri adalah memberikan kemungkinan dan kesempatan memperoleh imbalan atau return bagi pemilik dana, sesuai dengan karakteristik investasi yang dipilih.

Manfaat Keberadaan Pasar Modal

•    Sumber pembiayaan
Menyediakan sumber pembiayaan (jangka panjang) bagi dunia usaha sekaligus memungkinkan alokasi sumber dana secara optimal.
•    Wahana Investasi
Memeberikan wahana investasi bagi investor sekaligus memungkinkan upaya diversifikasi.
•    Penyebaran Kepemilikan
Penyebaran kepemilikan perusahaan sampai lapisan masyarakat menengah.
•    Keterbukaan dan Profesionalisme
Keterbuakaan dan profesionalisme akan menciptakan iklim usaha yang sehat.
•    Lapangan kerja
Menciptakan lapangan kerja/profesi yang menarik.

Instrumen di Pasar Modal

•    Efek Penyertaan
Efek yang memberikan hak kepada pemegangnya untuk menjadi pemegang saham perusahaan yang menerbitkan efek tersebut.
•    Efek Hutang
Efek dimana penerbitannya(issuer) mengeluarkan atau menjual surat hutang, dengan kewajiban menebus kembali suatu masa nanti sesuai dengan kesepakatan diantara para pihak. Penerbit memberikan bunga atau kupon sesuai dengan kesepakatan di awal, pada periode-periode yang sudah disepakati.
•    Efek Dervatif
Efek turunan dari efek “utama” bai yang bersifat penyertaan maupun utang. Efek yang termasuk penyertaan adalah waran, right, option, future, SWAP, dll.
•    Efek Lain-Lain
Efek yan tdak termasuk baik penyertaan, utang, maupun derivatif. Termasuk kedalam kelompok ini antara lain reksa dana, Efek Beragun Aset (EBA),dll.


Saham

Saham dapat didefinisikan sebagai tanda penyertaan atau kepemilikan seseorang atau badan dalam suatu perusahaan. Porsi kepemilikan di tentukan oleh seberapa besar penyertaan yang ditanamkan di perusahaan tersebut.
Karakteristik yuridis bagi pemgang saham :
1.    Limited Risk
Pemegang saham hanya bertanggung jawab sampai jumlah yang disetorkan ke dalam perusahaan.
2.    Ultimate Control
Pemegang saham (secara kolektif) akan menentukan arah dan tujuan perusahaan.
3.    Residual Claim
Pemegang saham merupakan pihak terakhir yang mendapat pembagian hasil usaha perusahaan (dalam bentuk dividen) dan sisa aset dalam likuidasi perusahaan. Pemegang saham memiliki posisi yunior dibanding pemegang obligasi atau kreditur.

Karakteristik Saham

•    Memperoleh dividen.
•    Memiliki hak RUPS.
•    Dimungkinkan untuk memiliki Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau right issue.
•    Terdapat potensial capital gain dan capital loss.
Dengan memiliki saham, kita bisa memperoleh keuntungan dari dua cara yaitu dividen dan capital gain. Dividen merupakan keuntungan yang diberikan perusahaan penerbit saham atas keuntungan yang dihasilkan. Dividen diberikan setelah mendapat persetujuan dari RUPS. Sedangkan capital gain merupakan selisih dari harga beli dan jual. Capital gain terbentuk dari adanya aktivitas perdagangan saham. Untuk mendapatkan saham sendiri ada 3 cara :
1.    Pasar Perdana (Psar Primer)
Membeli saham ketika perusahaan go publik.
2.    Pasar Sekuder
Membeli saham yang telah tercata dan diperdagangkan di bursa efek.
3.    Reksa Dana
Membeli saham melalui pembelian unit penyertaan reksa dana (lewat reksa dana).


5/5/12

Mengenal Grafik Candelstick PART 1

Untuk para trader pasti sudah paham dan menguasai bagaimana melakukan analisis teknical. Mayoritas para trader lebih menyukai memakai grafik candlestick sebagai tool untuk meganalisa pergerakan harga. Posting kali ini saya akan membahas secara rinci bagaimana menguasai satu-persatu technical analysis dengan candlestick yang konon katanya merupakan cara terbaik untuk menjadi TRADER yang HANDAL. Sebagai awal pembukaan site ini saya sengaja memeperkenalkan candle stick benar-benar dari dasar. Hal ini dimaksudkan semata-mata hanya untuk melengkapi arsip site ini.
Tidak usah panjang lebar seakrang kita akan mengenal seperti apa grafik candlestick tersebut.

Sejarah

Dimulai oleh seorang pengusaha beras di Jepang-1700, Munehisa Homma, pengusaha paling terkenal dalam memprediksikan pergerakan harga-harga beras pada masanya dan masa yang belum terjadi dengan menggunakan harga-harga yang sudah lalu.
Untuk awal mula, mari kita kembali ke jaman sekitar tahun1500-1700. pada masa ini, Jepang yang berjumlah 60 propinsi dan bersatu menjadi negara. sebelumnya sekitar tahun 1500-1600, yang terkenal dengan sebutan "Jaman Peperangan Negara / Sengolu Jidai". meskipun demikian Jepang merupakan jalur perniagaan yang tumbuh pesat.
Awal tahun 1600-an, muncul 3 orang Jenderal yang luar biasa yang bernama Nobunaga Oda, Kideyoshi Toyotomi, dan Ieyasu Tokugawa yang berhasil menyatukan Jepang selama 40 tahun kedepan. Prestasi dan usaha yang mereka dapatkan tetap diperingati dalam sejarah dan adat istiadat orang Jepang.
Beberapa orang Jepang mengatakan : “Nobunaga menumbuk padi, Hideyoshi mengaduk adonan, dan Tokugawa yang memakan kuenya”.
Ketiga jenderal inilah yang plaing berperan dalam menyatukan Jepang. Tetapi Tokugawa, orang terakhir dari jenderal hebat ini kemudian menjadi seorang Shogun. Keluarga Shogun Tokugawa kemudian memerintah negara Jepang dari tahun 1615 sampai 1867. Era ini dikenal dengan “Tokugawa Shogunate”.
Dalam masa kepemimpinannya, strategi kemiliteran yang diterapkannya yang membuat Jepang selama berabad-abad telah menjadi bagian awal dalam terminologi candlestick. Kemampuan dalam strategi, psikologi, kompetisi, strategi untuk membalikkan keadaan dan keberuntungan menjadi kebutuhan dalam memenangkan peperangan. Jadi tidaklah mengherankan dalam candlestick terdapat istilah “Advancing Three Soldiers Pattern”, “Counter Attack Lines”, dan sebagainya.
Stabilitas relatif dalam sistem feodal pusat Jepang, yang dipimpin oleh Tokugawa menawarkan kesempatan baru. Perekonomian agraris berkembang pesat dan yang terpenting menjadi pengembangan dan kemudahan dalam perdagangan domestik. Pada abad ke-17, perdagangan nasional lambat laun menggantikan sistem perdagangan pasar lokal yang terisolasi. Konsep perdagangan yang terpusat merupakan cikal bakal dari analisa teknikal di Jepang. Sebelum tahun 1710, rakyat Jepang melakukan transaksi perdagangan beras dengan cara menukarkan beras dengan beras asli lainnya. Transaksi yang terjadi adalah mereka menawar, meningkatkan penukaran beras dan menentukan harga pasar.
Setelah mengalami perkembangan jaman dan pergeseran cara bertransaksi hingga tahun 1710, perdagangan beras ini kemudian mulai menggunakan tanda terima yang dikenal dengan kupon beras. Tanda terima beras inilah yang menjadi kontrak pertama antar pedagang yang pertama. Perdagangan beras saat itu menjadi dasar dari kemakmuran kota Osaka, yang mana terdapat lebih dari 1.300 distributor beras.

Pada saat itu, selain tidka mempunyai nilai mata yang yang standar (saat itu masa peralihan dari mata uang koin menjadi alat tukar lainnya gagal) beras menjadi penukaran defakto menengah. Jika seorang daimyo yang sedang membutuhkan uang, ia akan mengirim kelebihan berasnya ke Osaka dan kemudian akan disimpan dalam gudang dengan label namanya, dan kemudian ia akan menerima kupon sebagai tanda terimanya. Ia pun dapat menjual kuponnya setiap saat. Berhubung karena masalah pajak yang dirasakan oleh para daimyo, mereka pun sering menjual kupon berasnya untuk menghindari pajak pengiriman beras berikutnya dari pemerintah (pajak sebesar 40% - 60% yang harus ditanggung oleh daimyo sesuai dengan panen dan dibayar dalam bentuk beras).
Dengan adanya sistem kupon ini, merupakan solusi yang sangat efektif dijalankan dalam perdagangan. Kupon beras yang dijual untuk menghindari pajak pengiriman berikutnya inilah yang menjadi “world’s first future contracts”. Kupon beras biasa disebut sebagai kupon “beras kosong” (dimana beras tidak dimiliki dalam bentuk fisik sesungguhnya).

Dari latar belakang inilah, kemudian muncul seorang yang bernama Munehisa Homma (1724 – 1803). Homma merupakan seorang anak terbungsu dari seorang saudagar kaya di Jepang. Ia kemudian ditunjuk untuk meneruskan bisnis keluarganya pada tahun 1750. Homma memulai kegiatan berdagang berasnya di perdagangan lokal dekat kota pelabuhan yang bernama Sakata, yang merupakan area pusat untuk mengumpulkan dan mendistribusikan beras. Dalam istilah candlestick terdapat kata “Sakata’s Rules”, sebutan ini ditujukan kepada Homma atas kepiawaiannya dalam memahami pergerakan pasar. Dari hal tersebut, kemudian Homma juga dikenal sebagai “God of the market”. Dengan modal pengetahuannya inilah Homma terjun ke dalam transaksi perdagangan beras terbesar di Osaka yaitu di Dojima dan memulai transaksi perdagangan berasnya hingga dia menjadi populer di masa depan.
Kekuasan Homma sangat mempengaruhi harga pasaran beras, ia mengumpulkan laporan cuaca tahunan dan menganalisa transaksi perdagangan beras di Yodoya (perdagangan beras Dojima di Osaka) demi mempelajari psikologi para investor. Bahkan ia juga menempatkan para pekerjanya di atas dengan bendera untuk mengirim signal perdagangan dari Osaka hingga Sakata. Dengan ketekunan dan keteladanan Homma, ia berhasil mendominasi perdagangan di Osaka. Setelah itu, Homma mulai mengembangkan sayapnya dengan berdagang di pasar regional Edo (yang sekarang dikenal dengan Tokyo).
Keberuntungannya sangat berlipat ganda, bahkan konon banyak sekali yang mengatakan keuntungan yang didapat oleh Homma pernah mencapai 100 kali berturut-turut. Nama besar dan kehormatan Homma oleh orang-orang di Edo dituangkan dalam lagu :
“Jika di Sakata bersinar (kota Homma), maka berawan di Dojima (perdagangan beras Dojima di Osaka) dan hujan di Kurumae (perdagangan Kuremae di Edo).”
Dengan kata lain jika terdapat panen beras yang bagus di Sakata, harga beras turun di perdangan beras Dojima dan jatuh di Edo. Lagu ini menceritakan betapa besarnya pengaruh kekuasaan Homma dan strateginya di pasar perdagangan beras. Untuk kedepannya Homma kemudian menjadi konsultan bagi pemerintah dan diberi gelar samurai. Ia meninggal pada tahun 1803.
Sebelumnya, Homma sempat menulis sebuah buku yang diperkirakan ditulis pada tahun 1700-an oleh Homma (Sakata Senho dan Soba Sano No Den). Buku ini menceritakan tentang prinsipnya berdagang, seperti yang digunakan dalam pasaran beras. Buku ini sangat mempengaruhi metodologi candlestick di Jepang dan hingga sekarang telah menjadi metode paling populer dalam transaksi bursa saham melalui pendekatan analisa teknikal.
Adalah Munehisa Homma, seorang pengusaha beras di Jepang pada tahun 1700-an yang paling terkenal dalam memprediksikan pergerakan harga-harga beras pada masanya dan masa yang belum terjadi dengan menggunakan harga-harga yang sudah lalu.
Dengan kata lain jika terdapat panen beras yang bagus di Sakata, harga beras turun di perdangan beras Dojima dan jatuh di Edo. Lagu ini menceritakan betapa besarnya pengaruh kekuasaan Homma dan strateginya di pasar perdagangan beras. Untuk kedepannya Homma kemudian menjadi konsultan bagi pemerintah dan diberi gelar samurai. Ia meninggal pada tahun 1803. Buku ini sangat mempengaruhi metodologi candlestick di Jepang dan hingga sekarang telah menjadi metode paling populer dalam transaksi bursa saham melalui pendekatan analisa teknikal.

5/1/12

Trading Tak Lagi Judi

     Tentu sudah menjadi hal yang lumrah jika semua orang di dunia ini ingin kaya. Berbagai cara dilakukan untuk mencapai empat huruf yang sangat spektakuler ini. Baik itu dengan cara yang halal ataupun haram yang pasti tujuanya hanya satu, yaitu “KAYA”. Bekerja keras, ulet, telaten, dan mampu melihat peluang bisa dikatakan sebagai sekumpulan trik untuk mencapai sebuah kekayaan. Tapi pernahkah anda mendengar bahwa orang yang hanya duduk di rumah pun bisa kaya raya. Dijaman seperti sekarang ini, hal yang sedikit mustahil pun bisa terjadi. Forex Trading dielu-elukan sebagai jalan mulus untuk menuju sebuah kekayaan. Benarkah demikian? Untuk menjawabnya merupakan suatu dilema tersendiri. Masiih banyak perdebatan mengenai cara mencari uang lewat Forex Trading yang bisa dibilang  merupakan trading online paling laris di kalangan masyarakat.

     Forex Trading merupakan suatu bentuk investasi di bidang finansial yang bisa diperdagangkan secara online. Melihat dari sekilas tentang sebuah makna forex trading tentu kita pasti berpikir forex trading hanyalah suatu bentuk transaksi atau jual beli mata uang. Dari sinilah muncul suatu permasalahan atau penyimpangan makna dari Forex Trading. Masyarakat menganggap Forex Trading sebgai suatu bentuk invesatasi dengan resiko tinggi yang kemudian masyarakat menyetarakan forex trading dengan judi. Sebuah kekeliruan dan kesalahpahaman dimasyarakat menyebabkan Forex Trading seakan menjadi lubang sampah untuk membuang uang. Kesalahan pengertian mengenai trading yang kurang serta kemampuan memanajemen resiko dan analisis pasar forex menjadikan forex sebagai meja judi bagi masyarakat awam yang bertekad terjun ke dunia Forex Trading. Berawal dari iming-iming keuntungan yang berlipat ganda dan cara yang mudah menjadi kunci mengapa banyak orang tertarik terjun ke dalamnya. Kenyataanya forex trading bukanlah jalan yang hanya sekedar menatap monitor komputer, main klik sana sini dan mendapat keuntungan berlimpah. Perlu adanya suatu pemahaman mendalam bagaimana pergerakan arus uang dari masing-masing mata uang untuk bisa mengetahui peluang untung dari naik atau turunnya nilai tukar suatu mata uang. Analisis pasar valas merupakan tonggak dari penentu untung atau ruginya para trader. Jika trader awam berhasil mendapat untung yang cukup besar dar trading maka bisa disimpulkan bahawa trader awam tersebut sedang mujur. Spekulasi dan bukan analisis yang dipakai oleh para terader awam inilah yang memunculkan  anggapan bawasannya forex trading sama dengan judi. walaupun pemerintah tidak melihat adanya praktek perjudian didalamnya dan menganggapnya sebagai suatu bentuk transaksi perdagangan yang sah.

    Resiko judi yang ditimbulkan oleh aktifitas forex trader yang masih awam ini dapat diminimalisisr jika saja para trader ini bisa membekali diri mereka untuk saip bertempur dalam dunia trading. Cukup dengan ketelatenan, sungguh-sungguh, dan waspada pasti mampu membentuk seorang trading yang bisa kaya mendadak. Tentunya seorang trader awam harus mengisi senjata mereka dengan beberapa hal berikut ini :
1.    Pahami apa itu forex trading, bagaiamana mekanisme arus uangnya.
2.    Analisa selalu kondisi ekonomi global agar ekspektasi judi pada Forex Trading tidak ada dalam fikiran kita.
3.    Pahami software/robot trading apa yang digunakan, kuasai sistemnya, dan pahami bagaimana menggunakan management risk yang ada di dalnya untuk meminimalisir kerugian.
4.     Pakaialah demo/simulation trading untuk melatih kemampuan menganalisis dan memanajemen resiko.
Jika anda sudah mampu memahami bagaimana menghindari praktik perjudian dalam dunia trading, inilah saatnya bagi anda para trader untuk mampu memperoleh profit maksimal. Berbekal analisis serta strategi jual beli yang mantap akan membawa anda ke jalan kekayaan dan selalu tanamkan dalam pikiran anda bahawa trading tak lagi judi.

Disqus for Economic Watcher