Showing posts with label EKONOMI. Show all posts
Showing posts with label EKONOMI. Show all posts

2/10/13

Bank Mandiri : Kesempurnaan dalam keMANDIRIan, keMANDIRIan dalam kesempurnaan

Menilai sebuah indutri dimana dilamnya terdapat banyak sekali firm/perusahaan merupakan suatu hal yang cukup sulit. Persaingan yang ketat dalam industri tersebut membuat firm-firm yang ada dilamnya berlomba-lomba menjadi yang terdepan dan terbaik. Dalam dunia ekonomi berlaku sebuah prinsip sederhana yaitu “Keuntungan bagi satu pihak, merupakan kerugian bagi pihak lain”. Sebuah prinsip yang masuk akal ini menjadi salah satu pemicu dan motivasi bagi firm/perusahaan untuk terus menjadi yang terbaik. Peniaian untuk menentukan yang “TERBAIK” tentunya harus didasari dengan alasan dan landasan yang kuat. Dalam pembahasan ini adalah industri perbankan maka bisa disimpulkan beberapa kriteria untuk menjadi sebuah firm yang terbaik dan terdepan di bidangnya. Beberapa indikator tersebut adalah : Produk, Service, dan Proteksi yang diberikan.

Dengan mengedepankan perfect service kepada konsumen, kini Bank Mandiri menjadi salah satu pioner penggerak roda perbankan nasional di Indonesia. Bank mandiri bukan hanya profit oriented semata tapi juga consumer oriented. Ini menjadikan pelayanan yang diberikan oleh bank mandiri selalu bisa memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi konsumennya. Terbukti dengan salah satu produk unggulannya yaitu MANDIRI KTA (Kredit Tanpa Anggunan) yang memberikan kemudahan bagi Anda untuk bertransaksi tanpa memikirkan agunan.
Pelayanan dengan konsep layer consumer seperti ini menjadikan Bank Mandiri mampu mengoptimalkan jaringannya sampai kelapisan bawah. Mandiri Kredit Mikro dengan segala kelebihan fasilitas dan kemudahan memperolehnya membuat mandiri menajdi rujukan para penggiat ekonomi mikro untuk bangkit dan bekerja secara mandiri bersama bank mandiri.
Kepekaan kondisi ekonomi seperti ini pula yang mendasari Bank Mandiri menyediakn suatu layanan kredit guna mempermudah aktifitas nasabah yang memiliki aktifitas finansial yang tinggi baik di dunia bisnis maupun untuk kebutuhan sehari hari. Menyadari bawasannya sifat konsumtif masyarakat Indonesia maka terbentuknya generasi Cashless Society menjadi pertimbangan penting bagi bank Mandiri untuk melaunching produk ini. Dengan maksud mempermudah aktifitas produk ini juga mampu menjadi motivasi masyarakt untuk menuju dunia e-money.
Bank Mandiri memang mengerti betul akan kebutuhan konsumennya sehingga sebaran produknya pun tidak hanya berhenti pada penyediaan dana tapi juga solusi mudah untuk para konsumennya. Mandiri KPR salah satu contohnya yang membantu konsumen memanajemen keuanggannya untuk mendapatkan rumah idaman bagi kelaurga. Dengan jam terbang di dunia properti dan berbagai keunggulan yang dimiliki seperti : -Suku bunga kompetitif. -Proses cepat dan mudah. -Uang muka ringan. -Jangka waktu fleksibel s.d 15 tahun. -Bank Mandiri bekerjasama dengan lebih dari 350 proyek developer di seluruh Indonesia dan tersedia program-program yang menarik untuk pembelian rumah di proyek developer tersebut. Menjadikan bank mandiri sebagai sebuah bank sahabat atau consumer banking bagi para nasabahnya. Perlindungan bagi konsumen juga menjadi prioritas bagi Bank Mandiri. Hal ini di wujudkan melalui produk Mandiri Tabungan dan Tabungan Rencana. Mandiri akan menyediakan layanan yang prima bagi Anda untuk mewujudkan manajemen keuangan yang sehat bagi Anda, keluarga, dan masa depan bersama. Persyaratan yang mudah serta berbagai pelayanan dan keunggulan yang dimilikinya menjadikan produk ini sebagai produk unggulan Bank Mandiri. Bank Mandiri bekerjasama dengan PT. AXA Mandiri Financial Services memberikan perlindungan asuransi bagi penabung hingga Rp 5 juta atau USD 500,- per bulan untuk setiap penabung. Perfect service seperti ini mungkin belum bisa Anda di temui Bank lain. Kemandirian pengelolaan dana bagi Anda merupakan sebuah kesempurnaan jika mengikutsertakan Bank Mandiri bersama Anda.
Mari Wujudakan KESEMPURNAAN dalam KEMANDIRIAN dan KEMANDIRIAN dalam KESEMPURNAAN bersama BANK MANDIRI.

Blog Kontes Bank Mandiri

12/2/12

Capaian ASEAN Menuju Masyarakat Ekonomi ASEAN 2015

Pada tanggal 12 Juli 2012, Economic Research Institute for ASEAN and East Asia (ERIA) telah menyampaikan laporan ASEAN Economic Community Blueprint Mid-Term Review kepada negara anggota ASEAN. ERIA merupakan lembaga kajian yang didanai secara bersama oleh negara anggota ASEAN, Jepang, dan beberapa mitra wicara lainnya, yang bertugas melakukan kajian dan menyampaikan rekomendasi mengenai integrasi ekonomi di Asia Timur, termasuk mengenai implementasi Cetak Biru Komunitas Ekonomi ASEAN (KEA).
Dalam laporannya, ERIA memberikan hasil kajian terhadap 4 (empat) pilar KEA, yaitu (i) Pasar Tunggal dan Basis Produksi; (ii) Kawasan Ekonomi yang Berdaya Saing Tinggi; (iii) Kawasan dengan Pembangunan Ekonomi yang Merata; serta (iv) Kawasan yang Terintegrasi Penuh dengan Ekonomi Global.
ERIA menilai terdapat kemajuan substansial dalam proses menuju KEA 2015, antara lain:

1.    Dalam liberalisasi tarif, negara-negara ASEAN-6 (Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, dan Thailand) telah menerapkan tarif masuk 0% sementara Kamboja, Laos, Myanmar, dan Vietnam mesih menerapkan tarif rata-rata 2,6% pada tahun 2010;

2.    Dalam fasilitasi perdagangan, 5 (lima) negara anggota ASEAN, termasuk Indonesia, telah siap untuk mengimplementasikan National Single Window (NSW) pada pelabuhan dan bandara utama pada tahun 2015;

3.    Iklim dan fasilitasi investasi di ASEAN telah menunjukkan perbaikan dalam 2 (dua) tahun terakhir. Tingkat liberalisasi investasi di ASEAN sendiri telah melampaui 75%;

4.    ASEAN telah on track menuju pembentukan ASEAN Single Aviation Market.

5.    Kemajuan-kemajuan yang telah dicapai tersebut selayaknya dibarengi dengan integrasi yang lebih dalam dengan negara-negara mitra ASEAN, seperti India dan Asia Timur (RRT, Jepang, dan Republik Korea) melalui pembentukan Free Trade Area (FTA) ASEAN+6 (RRT, Jepang, Republik Korea, India, Australia, dan Selandia Baru).

6.    Integrasi yang lebih dalam dengan negara-negara mitra ASEAN tersebut dapat berkontribusi pada terpeliharanya sentralisasi ASEAN. Adanya inisiatif integrasi yang lain, seperti China-Jepang-Korea FTA atau Trans-Pacific Partnership berpotensi menyaingi KEA dalam upaya pembentukan arsitektur regional yang bersentralkan pada ASEAN. Untuk itu, ERIA menyarankan ASEAN segera menyusun kerangka implementasi Regional Comprehensive Economic Partnership untuk menjadi model bagi ASEAN dalam membangun arsitektur ekonomi di kawasan.

7.    Sejumlah langkah yang dapat diambil ASEAN antara lain: meningkatkan fasilitasi perdagangan, investasi, dan transportasi; memajukan liberalisasi investasi dan jasa; memajukan realisasi pilar ketiga Cetak Biru KEA (kawasan dengan pembangunan ekonomi yang merata) khususnya pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM); memperdalam integrasi ASEAN dengan Asia Timur sekaligus memastikan sentralitas ASEAN; serta membangun kerangka dasar bagi terciptanya pasar tunggal dan basis produksi yang kompetitif dan dinamis.

8.    Khusus mengenai Indonesia, ERIA menyarankan sejumlah langkah strategis yang harus ditempuh, yaitu meningkatkan fasilitasi investasi dan perdagangan; memperkuat Standar Nasional Indonesia; meningkatkan investasi dan alih teknologi di sektor pertanian; memperbaiki infrastruktur transportasi nasional; serta memperluas akses UMKM terhadap modal, teknologi, dan pasar.

9.    Berkenaan dengan hasil kajian dan saran ERIA tersebut, ASEAN, khususnya Indonesia, harus dapat melakukan persiapan internal secara matang dalam rangka implementasi Cetak Biru KEA 2015. Partisipasi pada KEA bagi Indonesia tidak hanya untuk memenuhi komitmen regional tetapi juga sebagai upaya strategis dalam mengantisipasi dan menanggapi dinamika ekonomi di Asia Timur dan India. (RYM/DPOK)
Source : http://www.setkab.go.id

11/1/12

Proses Penawaran Uang

Penawaran uang merupakan suatu variabel ekonomi yang mempengaruhi :
•    Suku Bunga
•    Nilai Tukar
•    Inflasi, dan
•    Output Barang dan Jasa.
Fluktuasi pada penawaran uang akan berdampak pada keuntungan investasi, harga barang dan jasa, dan secara umum pada kesejahteraan/pertumbuhan ekonomi. pada akhirnya bank sentral akan mencoba untuk mengendalikan penawaran uang. Lalu bagaimana bank sentral mengendalikan penawaran uang? sebelum menjawab pertanyaan ini kita harus tahu faktor apa saja yang mempengaruhinya dan bagaimana bank sentral menaikkan atau menurunkan JUB.

    Disini kita akan mengidentifikasi bagaimana proses yang terjadi dari monetary base menjadi penawaran uang. Ada 3 pelaku dalam penawaran uang ini yaitu :
1.    Bank Sentral
2.    Lembaga Keuangan/Bank Umum
3.    Lembaga Keuangan Non Bank
Dalam penawaran uang, memang bank sentral memegang kendali atas monetary base dan money supply tapi hal ini tidak cukup karena bank umum dan lembaga keuangan non bank juga punya peran yang penting dalam menentukan jumlah uang yang beredar.


                                      Monetary Base X Monetary Multiplier = Money Supply
                                      Central Bank          Central Bank
                                                                     Bank Umum
                                                                     Lembaga Keuangan Non Bank

Diagram diatas menunjukkan siapa saja aktor yang berperan dalam proses penawaran uang.

Bank Sentral dan Monetary Base
Selain bertindak sebagai banknya bank, badan regulasi bagi industri perbankan, dan sebagai jaringan operasi untuk membebaskan cek, dan fungsi lain, bank sentral juga merupakan institusi yang bertanggung jawab untuk mengendalikan penawaran uang. Satu cara yang bisa dilakukan yaitu mengontrol monetary base. Monetary Base meliputi semua JUB dan reserve yang ada pada bank. Selanjutnya kita akan membahas apa saja komponen monetary base pada Balance Sheet Bank sentral.

                                                                Asset     Liabilities                                
                                  Government Securities       Currency In Circulation     
                                  Discount Loan To Bank      Reserves                            



Kewajiban/Pasiva Bank Sentral
Monetary Base = JUB + Cadangan

Dalam pasiva bank sentral ada 2 komponen yaitu JUB dan Cadangan. Namun dalam sistem FED memperhitungkan lagi yaitu Treasury Currency in Circulation. Namun karena ukuran yang sangat kecil maka dalam neraca hanya di sebutkan 2 komponen saja.

Currency In Circulation = Currency Outstanding – Vault Cash

Uang yang dipegang tiap individu juga termasuk dalam catatan reserve bank sentral. Dimana ini termasuk dalam Currency In Circulation dan Vault Cash. Currency In Circulation Merupakan uang yang dipegang oleh lembaga keuangan non bank dan vault cash merupakan reserve lembaga penyimpanan keuangan (Depository Financial Institution). Vault cash dihitung sebagai cadangan dan pasiva bank sentral.

Reserves
Pasiva kedua yang terbesar yaitu reserve bank atau vault cash yang ada di bank yang disimpan oleh bank umum dan lembaga penyimpanan pada bank sentral. Simpanan reserve merupakan aset untuk lembaga keuangan. Dan ini termasuk dalam kewajiban bank sentral karena bank sentral harus mencairkan untuk membayar sesuai dengan permintaan bank. Total dana cadangan dari sistem perbankan adalah

Reserve = Deposit with the Central Bank by Depository Institutions + Vault Cash

Kita juga bisa melihat reserve dari pandangan bank. Yaitu :

Reserve = Required Reserve + Excess Reserve

Required reserve merupakan cadangan yang wajib di pegang bank dan Excess Resrve tambahan extra yang bisa dimiliki atau tidak oleh bank.
Reserve Requirement Ratio Indonesia 5%.

Aset Bank Sentral
Penentu dari monetary base sekaligus aset bagi bank sentral adalah government securities dan discount loans. Bank sentral menerima pendapatan dari portofolio surat utang pemerintah dan bunga pada pinjaman diskonto.

Government Securities
Contoh : Obligasi pemerintah, SUN, Treasury Bill,dsb.

Discount Loans
Pinjaman dengan bunga yang lebih rendah yang diberikan oleh bank sentral kepada bank umum ketika mengalami masalah kesulitan likuiditas.

Cara Bank Sentral Mengubah Monetary Base
Bank sentral menaikkan atau menurunkan monetary base dengan cara memanipulasi aset atau modal. Misalnya dengan cara membeli atau menjual surat utang dan memberikan pinjaman diskonto ke bank. Ada 2 cara yang umum dilakukan bank sentral untuk mengubah monetary base yaitu OMO dan Discount Loans.

OMO (Open Market Operation)
OMO dilakukan dengan cara membeli atau menjual surat utang pemerintah. Pada Open Market Purchase, dimana ini menaikkan monetary base, bank sentral membeli surat utang.Surat uatng yang dibeli baank sentral melalui bank umum, oleh bank umum bisa dijadikan reserve atau sebagai uang.

             Bank Umum/Lembaga Keuangan Non Bank     
                                                                       Asset       Liabilities                       
                                               Securities            -                                                  
                                               Reserves    +                                                          

                                                                                     Bank Sentral                                    
                                                                           Asset              Liabilities                            
                                               Government Securities     +       Currency In Circulation      
                                               Discount Loan To Bank             Reserves                           +

Ketika OMP menyebabkan bank umum dan lembaga keuangan mengandalakan reserve dalam bentuk uang maka bank sentral akan melaksanakan Open Market Sale (OMS). Hal ini akan menurunkan monetary base yang sebelumnya mengalami peningkatan.


             Bank Umum/Lembaga Keuangan Non Bank     
                                                                       Asset       Liabilities                       
                                               Securities            +                                                  
                                               Reserves    -                                                            

                                                                                     Bank Sentral                                    
                                                                           Asset              Liabilities                            
                                               Government Securities     -       Currency In Circulation      
                                               Discount Loan To Bank             Reserves                       -    

Discount Loans
Selain OMO bank sentral juga bisa menggunakan Discount Loans untuk mengubah monetary base.

                                                 Bank Umum/Lembaga Keuangan Non Bank      
                                                                       Asset       Liabilities                       
                                               Reserve              +         Discount Loans        +      
                                             
                                                                                     Bank Sentral                                    
                                                                           Asset              Liabilities                            
                                               Government Securities               Currency In Circulation      
                                               Discount Loan To Bank   +        Reserves                       +    

Membandingkan OMO dan Discount Loans
Meskipun OMO dan Discount loans bisa mengontrol minetary base, tetapi bank sentral lebih memilih OMO karena ini menginisisasi untuk membayar ataupun menjual dengan menempatkan order sekuritas pemerintah di pasar sekuritas. Pada discount loans, bank sentral bisa menetapkan berapa bunga yang dikenakan. Biasanya bunga pada discount loans lebih rendah daripada bunga umum. Meskipun demikian banyak bank yang memilih PUAB daripada pinjaman diskonto. Karena peminjaman pada bank sentral mengahalangi bank untuk tidak terlalu sering meminjam melalui pinjaman diskonto. Akibatnya mereka beralih ke PAB yang memiliki bunga lebih tinggi. Karena ada perbedaan kontrol pada OMO dan Discount Loans, maka bisa disimpulkan MB mempunyai dua komponen yaitu: 

B(Monetary Base) = Bnon(Non Borrowed Base)+ BR(Discount Loans)

The Simple Deposit Multiplier

Multiple Deposit Expansion
Prose penciptaan uang melalui proses multiple. Bank 1 meminjamkan uang kepada bank 2. Sebagian uang yang dipinjam dari bank 1 digunakan oleh bank 2. Sisanya oleh bank 2 disimpan atau bisa juga dipinjamkan ke bank 3. Dan begitu seterusnya sampai excess reserve bank tidak mencukupi untuk dipinjamkan.

Multiple Deposit Contraction

Ketika checkable deposit dari bank 1 banyak, maka bank sentral akan membuka OMO untuk menurunkan reserve. Ketika bank 1 ingin membeli sekuritas pemerintah alternatif yang bisa dilakukan adalah menunggu pembayaran atau menjual securitas. Ketika bank 1 memilih untuk menunggu pembayaran dari bank 2 maka bank 2 akan merespon dengan melakukan hal yang sama kepada bank 3 untuk membayar dan proses ini akan terus berlanjut sampai reserve memenuhi rasionya.

The Money Multiplier and Decisions Of The Nonbank Public

Dalam proses penawaran bank, bukan hanya bank setral saja yang turut menentukannya. Keputusan yang diambil oleh lembaga keuangan non bank juga turut mempengaruhi JUB.

M = C +D

Money supply adalah penjumlahan dari JUB dan cek/giro. Cek/giro bergantung pada multiple deposit creation. Oleh karena itu, penawaran uang lebih besar tingkatannya jika lembaga keuangan non bank memgang lebih banyak cek/giro relatif terhadap uang. Proporsi dari tunai atas cek/giro disebut sebagai currency-deposit ratio (C/D).

Determinant Of Portofolio Choice
Kita bisa memprediksi apa yang akan dilakukan lembaga keuangan non bank mengalokasikan simpanan likuiditasnya, antara currency atau checable deposit.

-    Wealth
Keputusan utnuk menyimpan dalam bentuk C atau D tergantung pada kekayaan yang dimiliki. C merupakan aset yang harus dimiliki. Proporsi kekayaan yang ditahan dalam bentuk C tidak akan membaut orang tersebut lebih kaya. Orang yang memiliki kekayaan akan cenderung untuk menyimpan kekayaanya dalam bentuk D karena ini lebih aman lebih efisien untuk proses transaksi. Oleh karena itu, C/D individu menurun terhadap pendapatan dan kekayaan.
-    Expected Return
Membandingkan return antara C dan D. Jika bunga naik maka C/D menurun. Jika bunga turun, C/D naik.
-    Risk
Lebih aman D karena bak sentral sudah memberikan penjaminan terhadap simpanan. Decrease C/D.
-    Liquidity
C adalah aset yang paling likuid. Tetapi D juga mudah dikonversi kebentuk uang. Maka dari itu, lembaga keuangan Non Bank tidak mempertimbangkan seberapa banyak mereka mengalokasikan antara C dan D.
-    Infomation Cost
Kenaikan pada pajak marjinal atau masa peang akan menaikkan nilai anonimity dari mata uang dan juga C/D. Sebaliknya, transaksi ilegal seperti narkoba, judi, prostitusi, akan meningkatkan transaksi ilegal dan menurunkan C/D
Bank Behaviour : Excess Reserve and Discount Loans

Excess Reserves
Keputusan bank untuk mengelola kelebihan reservenya tergantung pada returnyang diharapakan. Jika ingin return yang tinggi maka bank cenderung menggunakan kelebihan reservenya untuk invesatasi atau meminjamkannya. Jika bunga tinggi maka bank akan mengurangi kelebihan reservenya. Jika bunga rendah maka kelebihan reservenya akan tinggi.
Alasan mengapa bank menahan kelebihan reservenya adalah untuk menghalangi untuk terkena bunga diskonto ketika memnuhi standar reserve. Ketika reserve tidak cukup maka bank sentral akan mengenakan sanksi pada bank. Sanksi bisa berupa bunga diskonto untuk memenuhi reserve dan teguran. Untuk menghindari hal tersebut bank memilih menahan beberapa kelebihan reservenya. Diasamping itu, penarikan yang berlebihan daari deposan juga merupakan alasan lain mengapa bank menahan kelebihan reserve.
Alasan penting lain mengapa bank menahan kelebihan reserve. Mereka menjadikan kelebihan reserve sebagai bantalan terhadap expektasi deposito keluar. Jika tidak ada cadangan lebih ketika terjadi penarikan maka ada cara yang bisa dilakukan yaitu : Menjual portofolio, menagih utang, pinjam di bank sentral atau OMO. Kemungkinan terburuk bank akan gagal bayar.

Discount Loans
Bank sentral menyediakan pinjaman diskonto untuk bank, tetapi tingkan pinjaman ditentukan oleh bank sendiri. Bank lebih memilih untuk meminjam di Bank sentral ketimbang pasar ketika bunga di pasar uang dan investasi lebih tinggi daripada Discount Loans. bank lebih suka DIscount Loans ketika beda antara tingkat bunga dan tingkat diskon kecil. Oleh karena itu, pinjaman oleh bank berhubungan positif terhadap suku bunga dan negatif terhadap bunga diskon.






10/31/12

Yang Modern Yang Berbudaya "Melek Budaya-Digital Untuk Startup Bisnis Modern"

Membahas masalah dunia digital memang gak ada habisnya. Begitu juga dengan perkembangan dunia digital saat ini. Tapi meskipun demikian, ternyata masih banyak juga orang yang masih “jijai” dengan dunia digital. Mereka menganggap dunia digital hanyalah sebuah dunia fana yang penuh dengan gombalan-gombalan ketidakpastian. Dan lebih parahnya lagi, dunia digital dianggap sebagai dunia yang sulit untuk bersosialisasi, dunia yang sulit untuk dipahami dan dipelajari. Mau tahu siapa “mereka-mereka” itu? Mereka adalah ibu dan nenek ane sob. Hahaha.

    Di era iklim ekonomi digital seperti ini, memang dunia digital gak bisa lepas begitu saja pengaruhnya. Bayangkan saja jika gak ada dunia digital, gak bakalan ada yang namanya IDX, wallstreet bakalan kenak gempa, Nikkei bakalan kena tsunami, dan dow jones bakalan longsor. Apalagi bisnis-bisnis yang lagi ngetren, saat ini seperti forex lah, MLM, dan lain sebagainya juga sudah berbasis digital. Sekarang pilihan sobat semua, mau digital apa digital banget. Membicarakan masalah ekonomi dan bisnis nih perlu juga sobat ketahui kalau saat ini masuk ke era entrepreneur kalau bahasa Indonesianya sih wirausaha.  Nah di era wirausaha ini kita dituntut untuk tidak lagi mensetting otak kita dengan mindset mencari kerja, tapi menciptakan lapangan kerja. 

Nah lo, lalu dimana letak peran dunia digitalnya ?
    Tahu situs-situs berikut kan? http://www.tokotasonline.net/,http://www.bon-bin.com, http://www.tokomainanonline.com. Kalau lihat sekilas pasti sobat semua udah tau apa sih isi link-link ini. Inilah bentuk baru wirausaha saat ini sob, menciptakan lapangan kerja sendiri. Inilah bukti nyata peran dunia digital dalam usaha atau bisnis kita sob. Yang dulunya konsumen hanya terbatas pada tetangga sekitar atau masyarakat sekitar kota sebagai konsumennya, sekarang bisa dari mana-mana. Entah itu luar pulau, dalam pulau, bahkan luar negeri. Yang lebih hebat lagi nih, gak perlu bongkar pasang lapak tiap hari sob, cukup modal kamera, modem, dan laptop. Udah deh jadi lapak kita.

 
Sebelumnya tips ini ane bagi jadi 3 elemen sob. Dimana elemen-elemen ini satu sama lain saling bersinergi. So, buat sobat semua mulai sekarang harus bisa menyinergikan tips ane ini satu persatu.



Nah jika sudah tahu apa saja yang akan kita kupas, langsung aja ikuti yang pertama.

1.  InPow (Internal Power)
Apa yang sobat pikirkan ketika melihat gambar di atas ?

Bingung ? Bingung ? Bingung ?
Pelajaran berharga ini sob sebenarnya ajaran jawa kuno. Kalau boleh bilang sih ini sebenarnya merupakan empat sifat tokoh pewayangan yang sangat tidak asing di telinga kita. Empat punakawan pewayangan ini adalah semar, gareng, petruk, dan bagong. Kenapa saya mengambil keempat sifat tokoh pewayangan ini untuk diterapakan dalam dunia bisnis ? karena menurut saya inilah sifat-sifat yang pada hakikatnya dimiliki sejak lahir. Menurut ajaran jawa inilah unsur terbesar dalam diri manusia yang memiliki kekuatan yang super besar. Saya disini ingin menggabungkan kekuatan kearifan budaya jawa dengan dunia digital yang sebaliknya disatu sisi menggerus budaya. Dari sinilah nanti lahir sebuah sinergi budaya-digital yang penuh kearifan dan kemajuan teknologi. Serta membangkitkan suatu sistim ekonomi bisnis yang berbudaya. Oke gak usah panjang lebar langsung saja kita telaah satu persatu hubungan antara wayang dan dunia bisnis yang melek digital ini.

* Cipta
        Digambarkan oleh tokoh bernama Semar. Kuncung putih yang ada di kepala semar menggambarkan kreatifitas, ide, dan gagasan yang tidak lain merupakan simbol dari pikiran atau cipta. Dimana dari pikiran inilah muncul ide, gagasan, dan kreatifitas. Pikiran ini tentu saja menjadi modal bagi seorang pebisnis. Dari pikiranlah ide bisnis ini muncul. Apalagi ditambah dengan tuntutan untuk melek digital maka akan semakin memacu rasa cipta kita untuk memunculkan sesuatu baik itu ide, gagasan, kreatifitas ataupun yang lainnya.
          Pikiran ini akan menuntun sobat semua kejalur bisnis yang tepat. Misalnya saja bisnis yang sobat minati dibidang kuliner tetapi mindset pikiran sobat lebih prefer ke bisnis fashion maka secara otomatis sobat akan mengalami kesulitan ketika sobat mencoba menggabungkan bisnis kuliner yang hanya coba-coba dengan bisnis fashion yang memang itu bidang sobat. Inilah power kita, secara tidak langsung dan mungkin belum kita ketahui pikiran kita ini sudah tahu kemana seharusnya kita pergi. Maka dari itu teruslah gali ide-ide yang ada dipikiran sobat semua maka akan tercipta mind power yang dahsyat dari pikiran sobat. Dan selau ingat untuk berpikiran positif. Berbisnislah dengan cara yang fair meskipun di dunia digital sering kali terjadi banyak kecurangan bisnis tapi yakinilah bahwa berbisnis positif itu akan membawa berkah.

* Rasa

        Merupakan sebuah sifat yang dimiliki oleh tokoh Gareng. Dengan perawakan yang kero, bertangan cekot dan berkaki pincang menggambarkan suatu kekhasan tersendiri dalam dunia bisnis. Misalnya mata kero yang selalu wasapada, dalam dunia bisnis memang dibutuhkan kewasapadaan sob misalnya saja dari iklim pasar yang kurang menentu dan persaingan yang ada di dalamnya. Maka sobat harus benar-benar tahu bagaimana menage bisnis sobat. Usahakan jangan terlalu serakah ketika kesempatan bisnis tapi kita belum tahu resikonya. Telitilah dengan jeli baru mulai apa yang seharusnya sobat lakukan. Tangan cekot yang menyimbolkan ketelitian. Telitilah pembukuan bisnis sobat, buat manajemen yang matang. Gak masalah meskipun sobat harus meniru metode pembukuan milik tetangga atau siapa yang penting hasil jirih payah ini pada akhirnya juga miliki sobat sendiri. Mau rugi atau untung itu tergantung ketelitian Anda sob.  Yang terakhir adalah kaki pincang yang menyimbolkan kehati-hatian
        Dalam berbisnis haruslah berhati-hati baik itu dalam menjalin mitra kerja maupun dalam melayani konsumen sob. Jika sobat berbisnis secara digital maka buatlah sistim yang saling menguntungkan antara sobat dan konsumen. Misalnya jika pembayaran melalui rekening mintalah pada konsumen untuk mengirim resi atau bisa juga mengirim kode transaksi. Dan sebaliknya sobat juga harus memberikan kepercayaan kepada konsumen. Misalnya menyediakan layanan status pengiriman barang di website atau blog sobat. Dan yang paling penting adalah berhati-hati terhadap nafsu yang sobat miliki. Jangan mengandalkan nafsu serakah saat berbisnis, karena kecerobohan akan menimbulkan malapetaka. Satu lagi makna dari rasa ini sob. Dunia bisnis entah itu yang melek digital atau apapun haruslah mempertimbangakan prinsip wellfare sob jangan jalankan bisnis sobat hanya untuk profit oriented, pertimbangkan juga keadilan untuk sesama.

* Karsa

       Simbol yang dibawa Petruk melambangkan kehendak, keinginan, dan karsa. Hal ini digambarkan oleh kedua tangan petruk yang menggambarkan sebuah kerjasama yang harmonis. Dengan tangan depan menelunjuk, menunjukkan inilah memang jalan yang dipilih dan tangan belakang yang menggenggam menunjukkan keseriusan dan menggenggam erat dengan apa yang telah dipilih.
      Cara seperti inilah yang harus diterapkan sobat semua. Memilih atas apa yang menjadi keyakinan dan menjalankannya dengan kesungguhan. Jika sobat sudah berani memilih untuk melek digital untuk startup business maka teladani sosok petruk ini. Berani memilih dan berani menjalankan apa yang dipilih.

* Karya

       Yang terakhir dari empat punakawan ini adalah Bagong. Jangan dikira bagong ini simbol dari keserakahan karena tubhnya yang besar. Tapi lihatlah makna yang sebenarnya dari tokoh pewayangan yang satu ini. perhatikan posisi kedua tangan bagong yang terbuka. Tahukah sobat apa maknanya ? Posisi tangan ini menggambarkan kemauan untuk bekerja keras, siap melakukan apapun tanggung jawab dan beban yang diembannya. Inilah salah satu kunci dalam menjalankan bisnis yang sobat akan jalankan, selalu beekerja keras. Bekerja keras lah dan lihat bahwa batu yang sobat bawa hanyalah sebuah kapas yang ringan. Rubahlah sesuatu yang berat bagi sobat dalam menjalankan bisnis sebagai sebuah kebiasaan. Pernahkah sobat mendengar tentang cara merbubah sesuatu yang berat menjadi sebuah kebiasaan yang ringan? Iya betul sekali. Lakukan hal yang sobat anggap sulit itu 21 hari berturut-turut dan semuanya akan menjadi sebuah kebiasaan dan bukan lagi beban.

      Empat sifat punakawan tadi tergabung dalam sebuah kalimat jawa sob, “Manunggaling Cipta, Rasa, Karsa, lan Karya”. Yang di maksud dengan “manunggal” disini adalah kesatuan dimana keempat elemen ini tidak dapat dipisah dalam diri manusia. Inilah kekuatan terbesar alami manusia sob. Bukan hanya bermanfaat bagi kehidupan tapi juga dalam berbisnis.

2. Tool Kit
            Memulai bisnis butuh usaha sob. Nah salah satu usahanya adalah baca ini semua saran dan opini ane sob. Kalu tadi kita bahasa istilahanya kulit luarnya aja, sekarang kita bahas dagingnya sob. Yang dibutuhkan disini adalah Tool kit yang kita gunakan untuk bisnis digital. Karena tema pembahasan kali ini adalah “Melek Digital Untuk Startup Bisnis” maka satu hal yang paling penting dan paling vital adalah “Koneksi Internet”. Pilih koneksi internet yang cepet tapi murah sob. Untung aja ada internet untuk rakyat, langsung aja cek tarif dan fitur-fitur lainnya dijamin puas hanya di http://www.axisworld.co.id. Ini nih udah ane list tool yang wajib sobat miliki untuk terjun ke bisnis berbasis digital sob.

* Blog atau Website
            Ini nih media komunikasi digital yang wajib dimiliki para start up business yang melek digital. Media ini sebagai laman resmi untuk lapak sobat mampangin produk-produk yang mau sobat jual. Nah ada point penting yang perlu diperhatikan untuk bikin blog atau website sendiri sob :
    • Bikin interface yang semenarik mungkin, buatlah yang full color, dinamis, user friendly, dan gak ribet kalau ada konsumen yang ingin lihat-lihat barang. Template blogger yang gratisan  banyak sob, cari yang bagus dan edit aja sesuaikan sama imajinasi sobat-sobat semua. Bukan hanya blogger, sobat semua bisa manfaatin yang lainya seperti joomla, wordpress, dan masih banyak yang lainya.

    • Jangan terlalu banyak pasang iklan seperti kumpul blogger, adsense, dsb. Boleh sih dipasang, tapi jangan maksain pasang di tempat-tempat yang seharusnya tempat itu bisa menjual. Misalnya di bagian paling atas atau di kiri kanan side bar. Pasang aja di bagian bawah sebagai aksesories untuk menambah cantik site sobat. Dan yang paling krusial adalah hindari iklaniklan yang berbau SARA. Jangan sampek dah itu terpampang di lapak-lapak sobat. Risi jadinya kalau ada customer mau belanja di lapak sobat.
    • Jangan ribetin customer yang mau beli. Istilahnya kalau beli bikin aja maksimal 3x klik. Gak usah pasang yang namanya link iklan atau apalah itu. Bikin customer jengkel kalau butuh waktu lama.
    • Isi selalu site sobat dengan informasi terbaru yang berhubungan dengan produk sobat semua. Misalnya, jika produknya makanan ya cari dah berita tentang manfaat yang tentunya informasi tersebut valid. Lebih keren lagi kalau misalnya infonya berdasarkan jurnal ilmiah. Pasti mantap tuh. Berikan juga info-info yang bermanfaat seperti motivasi, humor, dan lainya. Intinya jangan pelit informasi lah.
    • Dari banyak lapak online yang sering ane temui, kelihatanya mereka itu kurang komunikasi. Meskipun kita mampang nomor hp, fb, twitter tapi kita wajib jaga komunikasi di blog tersebut. Biarkan site sobat ini hidup dan jangan samapi mati. Balas setiap comment yang masuk di site sobat jangan Cuma di jadiin aksesories aja.
    * Foto
    Kualitas produk sobat tercermin disini jika sobat menjalankan bisnis berbasis digital. Saran dari ane sih simpel gan :
    Ini foto direction tim ane saat ada "Sales Competition".
      Cukup mampu menarik pembeli juga kok.
    • Point yang pertama, photo direction menentukan segalanya. Ambil angel yang jelas dari produk sobat. Meskipun tidak menggunakan kamera DSLR, maksimalkan penggunaan kamera digital atau kamera HP sobat. Cari tau trik-trik mengambil gambar yang bagus dari perangkat yang minim itu.
    • Pakailah foto nyata dari anda sendiri. Bagi yang suka jualan baju, gak masalah ngambil dari katalog di internet. Tapi buat sobat yang jualan makanan atau aksesories, usahakan ngambil gambar sendiri. Biar kesan life is more interesting itu ada.
    • Contoh aja foto direction yang dari internet, yang kreatif dan menarik. Jangan foto nya tapi gaya fotonya ya..!!
      Contoh Foto Direction dari
      Tim kompetisi ane dulu sob.


    • Sediakan katalog produk. Gak semua orang betah lama-lama di depan layar. Maka dari itu sediakan alternatif pemasaran untuk mengatasi hal tersebut. Cobalah menyediakan katalog produk dalam bentuk pdf.
      Contoh Katalog PDF.
    * Media Komunikasi
    Sediakan selalu CP sobat yang jelas. Nomer HP, facebook, twitter menjadi media komunikasi wajib sobat dalam berkomunikasi dengan konsumen. Selalu balas dengan sabar apapun pertanyaan dari konsumen. Meskipun hanya sekedar tanya-tanya tetap jawab dengan lapang dada. Karena kepuasan pelanggan adalah segala-galanya dalam dunia bisnis.

     3. BMC (Bisnis Model Canvas)
             Menginjak ke sesi yang terakhir, disini saya lebih menekankan benar-benar ke dalam dunia bisnisnya sob. Bukan analisis SWOT yang saya pakai disini. Karena saya rasa analisis tersebut kurang komplek. Saya akan menerapkan “Business Model Canvas”. Apa itu "Business Model Canvas” ? model bisnis ini merupakan model bisnis yang sudah banyak di terapakan di berbagai perusahaan dan terbukti sukses. Sekarang anggaplah sobat semua merupakan calon pemimpin perusaan masa depan yang sukses (Aamiin). Maka disini saya akan berusaha membiasakan diri saya dan sobat untuk memakai model bisnis ini dan menyesuaikan dengan kondisi startup bisnis dari sobat semua tentunya tetap berpacu pada bisnis digital. Business Model Canvas (BMC) dikembangkan oleh Alexander Osterwalder dan Yves Pigneur. Konsep model bisnis ini berhasil mengubah konsep model bisnis yang awalnya “njlimet” menjadi lebih sederhana. Dengan ilustrasi sebuah kanvas, model bisnis di imajinasikan sebagai sebuah kanvas gambar, berisi sembilan elemen (kotak) peta. Dengan tampilan kotak yang sederhana ini dapat mendorong inovasi-inovasi baru muncul dari setiap elemen yang bekerja. So, langsung aja kita ulas satu per satu sekaligus penerapannya dalam “Melek Digital Untuk Startup Business”.

    Pembagian 9 element kunci bisnis.

    1 > Customer Segment
           Perlu diperhatikan ketika menetukan bisnis yang akan kita jalankan yaitu konsumen. Secara umum dalam memulai bisnis kita harus menentukan konsumen mana yang harus ditinggalkan dan konsumen mana yang akan kita jadikan sebagai penggerak bisnis kita. Karena kita tidak mungkin memenuhi semua kebutuhan pelanggan. Sedikit saran dari saya ketika sobat memulai bisnis digital ini, sobat harus mengerti dimana bidang bisnis yang akan sobat geluti.
           Misalnya sobat lebih tertarik untuk berbisnis di bidang makanan, nah karena disini kita menggunakan media digital tentunya kita harus mampu meyakinkan pelanggan bawasannya produk ini benar-benar sesuai dengan lidah konsumen. Salah satu caranya adalah sertakan video ataupun buatlah sebuah survey kecil untuk membuktikan bahwa produk ini bisa diterima konsumen yang notabene jauh dari tempat produsen.
        Selanjutnya manfaatkan toolkit yang sobat miliki seperti facebook dan twitter. Gandenglah teman-teman sedaerah sobat yang tinggal di tempat jauh. Karena teman-teman sekampung sobat ini seolah-olah menjadi free sales bagi produk sobat. Buatlah mereka terkesan sehingga mereka mau membeli produk sobat. Mungkin saja teman sobat itu akan memberikannya kepada teman asli daerah itu. Saya yakin bahwa hasil akhirnya produk sobat akan mampu diterima di semua segmenatsi pasar.

    2 > Value Propositions

    “Apa yang membuat produk di lapak sobat berbeda?” 

    Resapi pertanyaan ini betul-betul sob. Gak jadi masalah seandainya sobat memodifikasi produk yang sobat jual. Misalkan sobat di bisnis bidang fashion, coba untuk berpikir kreatif. Seperti mengemas produk sobat tidak dalam wadah plastik, bisa sobat kreasi dengan mengemasnya dalam sebuah kotak yang cantik. Di satu sisi sobat konsumen akan lebih tertarik dengan produk sobat, dan bagi sobat inilah nilai plus dari produk sobat. Gak butuh biaya besar kok untuk membuat produk sobat menjadi lebih beda. yang penting bangkitkan Internal Power sobat semua.

    3 > Customer Relationship

           Media komunikasi sudah sobat lengkapi pada elemen tool kit tadi. Sekarang tinggal pengelolaan media tersebut. ketika usaha sobat ini belum terlalu eksis, ada beberapa cara untuk membuatnya lebih dikenal publik. Contohnya, adakan kontes review dari site sobat. Gak usah yang muluk-muluk hadiahya, seperti voucher hosting, pulsa, dan sebagainya. Buatlah suatu peraturan bagi peserta untuk me-“like” page lapak sobat dan menshare site, facebook, twitter sobat ke teman-teman peserta. Dengan begini bisnis sobat akan lebih dikenal.
          Hubungan dengan pelanggan juga harus dijaga, cobalah tanya ke pelanggan soal barang yang dibeli. Apakah ada keluhan atau cacat pada saat pengiriman. Bisa juga sobat melakukan survey layanan dari bisnis sobat. Usahakan survey ini melalui telefon karena komunikasi dengan cara ini akan membuat konsumen merasa lebih dihargai dan berharga. Buatlah survey kecil-kecilan terkait kepuasan dan produk sobat. Kalau sobat terganjal masalah dana untuk telefon, tenang aja ada operator super murah yang nyediain bonus gede kok. Apalagi kalo bukan Axis, si GSM yang baik. Bonus melimpah dan gak akan bikin bokek ketika sobat menjalankan customer relationship ini.

    4 > Channels
    Ingat teman, pacar,kenalan, dan keluarga adalah free sales sobat. Berdayakan channel ini untuk mensukseskan bisnis sobat.

    5 > Revenue Stream
    Ada 2 opsi, untung besar sedikit pelanggan, untung cukup pelanggan banyak ? Mana yang sobat pilih, kalau menurut ilmu ekonomi yang saya pelajari saya lebih memilih untung cukup pelanggan banyak. Alasannya adalah untung besar tak menjamin pelanggan akan kembali ke lapak kita karena barang substitusi masih banyak. Maka dari itu, perlunya sobat melihat potensi pasar dan juga menahan nafsu. Meskipun banyak lapak yang majang produk sama dan dengan harga yang tinggi, tetaplah pada pendirian sobat untuk menahan nafsu keserakahan.







    6 > Key Resources
    Sobat sebagai owner dan juga karyawan adalah sumber daya utama. Pemasok barang dagangan sobat juga termasuk key resources. Selalu jaga hubungan ini karena inilah sinergi bisnis. Gak akan bisa sobat jalankan sendiri, selalu jalin silaturahminya sob, jangan sampai hubungan harmonis dalam bisnis ini ruak hanya gara-gara komunikasi.



    7 > Key Activities

    Fokus pada aktivitas bisnis sobat dan gambar diatas merupakan fokus aktivotas sobat yang saya sarankan.

    8 > Key Partnership
    Inilah aktivitas kerjasama yang saya simpulkan bagi bisnid digital. fokus kerjasama dengan supplier yang serius akan menguntungkan sobat pada sisi pasokan. Mungkin saja jika kerja sama ini serius maka biasanya sobat tidak perlu mengeluarkan modal dulu untuk menambah stok barang. Mungkin dari kerjasama ini akan tumbuh saling kepercayaan antara owner dan supplier. Kerjasama dengan buyer bisa juga terjadi misalnya sobat menawari buyer untuk menjadi partner bisnis seperti sistim franchise, MLM, atau bisa juga sobat menjadi suppliernya.

    9 > Cost Structure

    “Butuh dana cepat ?”

    Inilah kata-kata yang menggoda bagi setiap pebisnis, apalagi bagi startup business. Jangan terpancing dengan pinjaman modal sob, hidup dikejar utang itu gak nyaman. Walaupun sobat terpaksa meminjam modal tips dari ane sih jangan sampai modal yang sobat pinjam itu lebih besar dari modal yang berasal dari sobat sendiri. Selanjutnya yaitu selalu catat apapun transaksi yang terjadi, baik itu pembelian, penjualan, ataupun kalau ada barang kembali atau cacat. Akuntabilitas sangat perlu untuk memulai bisnis. Ingat Internal Power yang kita pelajari di atas, ingatlah tokoh gareng yang selalu waspada dan penuh ketelitian. Meskipun usaha belum besar tapi inilah kuncinya baik untuk diri sobat sendiri ataupun untuk konsumen dan partner sobat.

     Tidak terasa sudah 2933 kata yang ane rangkai buat sobat dalam menyeimbangkan dunia digital, ajaran budaya, dan strategi bisnis modern sob. Amalkan 9 Point BMC sob Insya Allah bisnis sobat lancar. Hehehe. Ingat selalu sinergi membangun dari 3 element tersebut sob. Inilah saatnya “Melek Budaya-Digital Untuk Startup Bisnis Modern”- Yang Modern Yang Berbudaya


    Warning !
    Tulisan ini di dedikasikan untuk Orang Tua saya dan untuk blogger yang ingin startup bisnis di dunia digital.
    Selain itu karena mengikuti kompetisi blog AXIS.









    Disqus for Economic Watcher